Follow Us

header ads

Replika Keris Geliga Tunggal Malam Di Museum Istano Basa Pagaruyung

Tanah Datar*SUMBAR(,CR 
-Salah satu jenis benda dari peninggalan kerajaan Pagaruyung yang masih bisa di lihat dalam bentuk replika ditata rapi di Museum Istano Basa Pagaruyung adalah Keris Geliga Tunggal Malam di samping itu ada juga Keris Tunggal Kilau Malam serta keris Asli Sampono Ganjo Erah peninggalan Abad ke XVIII . Keris itu sendiri merupakan suatu benda pusaka dari Istana Pagaruyung yang di gunakan oleh raja yang berkuasa pada masa itu disamping benda pusaka lainnya berupa senjata yang juga di gunakan pada masa kerajaan tersebut.


Keris Geliga Tunggal Malam

Keris Geliga Tunggal Malam digunakan oleh Tuanku Abang Raja Manti Putih saat berangkat menuju Kala-kala kuning di daerah Kuching Serawak atau Malaysia sekarang pada abad ke XVIII.

 Sementara itu Keris Tunggal Kilau Malam bekal Raja Lenggang Dirajakan ke Remban Seri Mananti Pada tahun 1808 M dan keris Asli Sampono Ganjo Erah dan Pending Perisai Pusek Pusaka Istana Pagaruyung Raja Adat Buo Pangian Lintau dan telah ada sejak awal Abad ke XVIII

Keris merupakan senjata tikam sejenis belati yang terkenal dan familiar berasal dari pulau Jawa dengan ciri khas me lebar dan berkelok-kelok. Adytiawarman sebelum menjadi raja di Pagaruyung sebelumnya menetap di Pulau Jawa tepatnya di kerajaan Majapahit.

Ibunya merupakan putri dari kerajaan Pemalayu di daerah sekarang bernama Dharmasraya yang bernama Dara Jingga dan punya saudara perempuan bernama Dora Petak Istri dari Raja Majapahit Raden Wijaya.

Keris Dan jenisnya

Keris sering digunakan sebagai senjata oleh para Raja-Raja dan pangeran kerajaan untuk bertarung sebagai senjata untuk mempertahan diri dari serangan musuh. sekaligus sebagai lambang keperkasaan seorang kesatria.

Keris terbuat bahan logam serta tangkai rata-rata terbuat dari gading walaupun ada juga  kita jumpai yang memakai bahan dari kayu dan keris sendiri  memiliki banyak varian diwilayah Indonesia. Penulis pernah mengunjungi tempat pembuatan  Kerambit sejenis belati atau mirip Sabit tapi kecil dikecamatan  Lintau Buo Utara tepatnya di Nagari Tapi Selo.

Setelah kebakaran pada 27 Maret  Tahun 2007 lalu benda-benda peninggalan di Musium Istano Basa Pagaruyung yang berhasil diselamatkan masih berada dan tersimpan dengan aman di Kantor BPCB Sumbar dan menurut rencana akan diserahkan lagi ke Pemerintah daerah dalam waktu dekat ini.

 Keris Geliga Tunggal Malam, Keris Tunggal Kilau Malam dan Keris Asli Sampono Ganjo Erah merupakan benda peninggalan jenis Artefak kerajaan Pagaruyung dimasa jayanya yang replikanya masih terdapat di Museum Istano Basa Pagaruyung. ( M)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat Datang di Website www.realitakini.com, Semoga Anda Puas, Silahkan coment dan share...Tertanda Pemred: Cimrawati SI.Kom