Mahyeldi Mengatakan Perda Ini Disusun Untuk Memastikan Berjalannya Ketertiban Umum - Cahaya Realita

Breaking

Senin, 27 Januari 2020

Mahyeldi Mengatakan Perda Ini Disusun Untuk Memastikan Berjalannya Ketertiban Umum

Padang (SUMBAR),CR-Rancangan Peraturan Daerah atau Ranperda Ketertiban Umum dan Pelayanan Masyarakat disampaikan Wali Kota Padang Mahyeldi pada paripurna, Senin (27/1/2020) di Gedung DPRD PadangMahyeldi mengatakan perda ini disusun untuk memastikan berjalannya ketertiban umum di Kota Padang serta lebih merapikan Kota Padang.Menurutnya, langkah ini guna meningkatkan wisatawan ke Kota Padang menyusul adanya ketertiban kota Padang.

"Seperti harapan masyarakat dan anggota dewan sendiri supaya wisatawan lebih meningkat dengan ketertiban yang ada," ungkap Mahyeldi.Pada Ranperda Ketertiban Umum dan Pelayanan Masyarakat terdapat aturan tentang dilarang warga berbelanja pada pedagang kaki lima ( PKL ).

"Di antaranya ada pasal yang selama ini jika ada pedagang berjualan di tempat yang dilarang, maka pedagang yang diberi sanksi," kata Mahyeldi.

Mahyeldi menegaskan bahwa nantinya bagi warga yang masih berbelanja kepada PKL maka akan diberikan sanksi."Sekarang ini konsumen yang berbelanja yang akan diberikan sanksi," kata Mahyeldi.Adapun sanksi yang diberikan pada warga yang melanggar bisa dalam bentuk denda ataupun pidana.

"Sanksi ini sedang dibahas DPRD. Mungkin nanti ada denda atau kaitannya dengan pidana," tambah Mahyeldi.Mahyeldi mengatakan Ranperda ini disusun untuk dijadikan perda sebagai jawaban atas permasalahan yang ada di lapangan."Oleh karena ini semua berkaitan dengan keinginan kita, maka untuk itu harapan kita, ranperda ini lebih maksimal. Sehingga menjawab permasalahan yang ada di lapangan," tambah Mahyeldi.Dikatakan, denda dan segala macam sangsi yang akan ditetapkan harus ada Perda."Denda dan sanksi lainnya harus ada di Perda, Perwako hanya mengimplementasi dari perda," kataMahyeldi.(J*)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman