KS KOTO ALAM PERBAIKI TALI BANDAR SAWAH KELOK - Cahaya Realita

Breaking

Kamis, 24 Oktober 2019

KS KOTO ALAM PERBAIKI TALI BANDAR SAWAH KELOK


Tanah Datar - CR (SUMBAR) Pepatah minang “Barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang, basamo mangko manjadi” merupakan tema dialog tematik I yang dilaksanakan Forum Keserasian Sosial (KS) Koto Alam Nagari Padang Ganting Kecamatan Ganting, Rabu (23/10/2019).

Ketua Forum KS Koto Alam Alfayandra mengungkapkan, tema yang diusung menggambarkan tentang harapan dan komitmen bersama masyarakat terutama yang tergabung dalam forum yang dipimpinnya. “Sengaja tema itu kita ambil, karena itu menggambarkan kita melaksanakan program di KS ini mengedepankan prinsip kerjasama dan gotong royong tanpa upah,” sampainya.

Alfayandra juga berharap, setelah kegiatan ini selesai, dapat kembali memperoleh bantuan dari Kementerian Sosial RI lainnya seperti melalui Kegiatan Berketahanan Sosial dan Kearifan Lokal.“Kita telah merasakan manfaat kegiatan ini dalam upaya menciptakan masyarakat yang damai, tenteram dan sejahtera, suasana tetap aman dan kondusif. Dan bahkan dalam kegiatan ini kami juga memperoleh informasi dari pihak lain berupa sosialisasi dari pihak kepolisian dan TNI,” ujarnya.

Sementara itu Kadis Sosial diwakili Kabid Rehabilitasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Mashuri Maiza menyampaikan, KS Koto Alam di Nagari Padang Ganting merupakan salah satu Forum KS yang juga memperoleh bantuan dari Kemensos RI sebesar Rp.150 Juta. “Seperti dua KS lainnya di Tanah Datar, KS Koto Alam Nagari Padang Ganting memperoleh bantuan dengan pembangian Rp.100 juta pembangunan fisik dan Rp.50 juta untuk non fisik, dan untuk disini dipergunakan untuk perbaikan tali bandar sawah lekok jorong Koto Alam,” sampainya.

Hal ini dibenarkan Kasi Bantuan dan Jaminan Sosial Zainal Abidin, bahwa dengan adanya bantuan keserasian sosial ini masyarakat dapat merasakan kegembiraan, ada rasa syukur atas NikmatNya, menciptakan rasa kekeluargaan yang saling menghargai satu sama lain. “Saat ini kondisi perbaikan tali bandar sudah mencapai kondisi 60% dalam masa pengerjaan 24 hari dengan sistem gotong royong tanpa upah. Sehingga selepas pekerjaan selesai, masyarakat juga secara kesadaran bersama menjaga fasilitas pembangunan yang dibangun,” ujarnya.

Selepas itu, Polsek Padang Ganting memberikan sosialisasi dan wawasan tentang kerukunan antar warga. Kemudian dilanjutkan Koramil yang memberikan wawasan tentang peningkatan keamanan dan kenyamanan dalam NKRI.

Kegiatan turut dihadiri Camat Padang Ganting, Wali Nagari Padang Ganting, Pendamping Keserasian Sosial tingkat Kabupaten, dan Pekerja Sosial, Kepala Jorong Koto Alam, tokoh masyarakat, niniak mamak, Alim Ulama, cadiak Pandai, bundo kanduang, anggota PKK dan warga Jorong Simpang dan jumlah peserta yang hadir lebih kurang 110 orang. (Hms/FE)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman