JAM KARET, MAIN GAWAI DAN NGANTUK HIASI PARLEMEN TANAH DATAR SAAT PARIPURNA - Cahaya Realita

Breaking

Senin, 21 Oktober 2019

JAM KARET, MAIN GAWAI DAN NGANTUK HIASI PARLEMEN TANAH DATAR SAAT PARIPURNA


Tanah Datar - CR (SUMBAR) Sidang Paripurna Pelantikan ketua DPRD dan Wakil ketua DPRD Tanah Datar masih dihiasi dengan "jam karet". Dari jadwal yang sudah di tetapkan oleh panitia acara, yang awal nya yang ditetapkan pukul 9.00 wib, namun hingga pukul 10.00 wib baru dapat terlaksana. Senin (21/10)

Tidak hanya itu, pantauan awak media di sepanjang acara pelantikan pagi itu, terlihat beberapa anggota DPRD yang hadir tidak fokus kepada jalannya rangkaian acara, terbukti dengan terlihat beberapa wakil rakyat ini masih sibuk dengan gadgetnya, bahkan juga ada yang dalam keadaan mengantuk.

Menanggapi hal tersebut ketika dikonfirmasi Ketua DPRD yang baru di lantik Roni Mulyadi memberikan himbauan.

"Saya berharap kepada seluruh anggota dewan untuk lebih mengutamakan kepentingan rakyat,  jangan kita beristirahat ketika sidang. Jangan kita bermain dengan handphone atau apapun yang bukan untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.

Perilaku wakil rakyat ini pun di tanggapi oleh Tokoh Masyarakat yamg juga wartawan senior Tanah Datar, Sutan Syahril Amga, SH. MH yang sehari-hari di sapa Datuak Canang.

"Sebaiknya, anggota DPRD serius, santai dan sukses,  kalau anggota dewan tidak serius maka akan ada nya molor waktu,  kalau tidak serius maka disitu akan ada yang tidur dan ber main hp. Disitu menunjukan sikap dan prilaku yang kurang baik karna anggota dewan ini adalah yang terhormat, dan bisa hilang gelar terhormat ini karna ocehan masyarakat. Yang mana kegiatan hari inipun di hadiri oleh Wali Nagari,  Wali Jorong,  Pemuka Adat, Tokoh Politik dan kalau hal ini di pertunjukan akan merugikan angota dewan itu sendiri secara tidak langsung," tuturnya.

"Untuk masa yang akan datang kita sama-sama mengharapkan anggota dewan yang punya Karismatik ini tidak melecehkan tugas yang dikerjakan sebab sidang ini merupakan tugas dari pada anggota dewan,  di samping itu kita juga berharap anggota dewan jangan menganut 4D,  Datang, Duduk, Diam,  Duit, tapi hendaknya memakai 6D,  Datang  Dengan Data Duduk Dengan Diskusi." pungkas beliau.  (FE)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman