METODE KEKELUARGAAN AKBP. BAYUAJI YUDHA PRAJAS BERHARAP DAPAT JADI ROLL MODEL DALAM PROSES EKSEKUSI - Cahaya Realita

Breaking

Rabu, 21 Agustus 2019

METODE KEKELUARGAAN AKBP. BAYUAJI YUDHA PRAJAS BERHARAP DAPAT JADI ROLL MODEL DALAM PROSES EKSEKUSI


Tanah Datar - CR (SUMBAR) Kawal proses eksekusi  di daerah lintau Buo Utara, Tanjung Bonay,  Polres Tanah Datar beserta Pasukan Dalmas dan Jajaran berhasil menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Rabu (21/08)

Berdasarkan keputusa Pengadilan yang sudah di tetapkan sengketa tanah antar keluarga ini berakhir pada eksekusi bangunan yang berdiri di atas tanah sengketa yang sudah ada sejak 30 tahun, namun proses eksekusi yang biasa nya rawan kericuhan ini dapat di redam dan berjalan dengan aman serta kondusif berkat pengamanan yang di berikan oleh personil Polres Tanah Datar.

Pengamanan yang di pimpin langsung oleh Kapolres Tanah Datar AKBP. Bayuaji Yudha Prajas ini berjalan sekitar 5 jam di saksikan oleh warga sekitar serta Keluarga yang rumah nya harus di robohkan, meskipun di lokasi keluarga yang tanah dan bangunan nya di eksekusi karena kalah dalam persidangan terlihat sangat terpukul dan sedih namun melalui mediasi bersama pihak kepolisian dan pemangku adat sekitar, mampu memberikan arahan dan pengertian kepada keluarga tersebut.

Kepada awak media AKBP. Bayuaji yudha Prajas menyampaikan " hari ini kami jajaran Polres Tanah Datar atas permintaan Panitera melakukan pengamanan pada proses eksekusi 2 bangunan dan heler di wilayah Lintau Buo Utara, Tanjung Bonay, Alhamdulillah eksekusi ini dapat di laksanakan dengan persuasif, kami melakukan pendeketan yang di bantu oleh Pemangku Adat, Pembuka Agama, dan Wali Nagari untuk memberikan  pengertian kepada pihak yang kalah". Ujarnya.

"Setelah 3 kali eksekusi yang awal nya pada tahun 2008 yang ke 2 di tahun 2011 dan 2015 gagal di laksanakan akibat ada nya perlawanan dari pihak yang kalah dan boleh di bilang rusuh, kami sangat bersyukur kali ini berjalan dengan lancar, pihak keluarga yang di gugat dapat menerima dengan iklas dan di selesaikan dengan kekeluargaan, saya berharap ini bisa jadi Roll Model ke depan nya, memediasi kasus seperti ini dengan metode kekeluargan" sambungnya lagi.

Sementara itu Pihak Polres Tanah Datar juga berhasil memediasi Panitera dengan Keluarga tersebut sehingga Panitera masih memberikan waktu 2 hari, agar keluarga tersebut dapat mengemas barang-barang dan membuka bangunan nya sendiri. (FE)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman