DI DUGA MENYELEWENGKAN DANA PARTAI 10 PAC PPP LAPORKAN KETUA DPC KE KEJAKSAAN NEGERI TANAH DATAR - Cahaya Realita

Breaking

Rabu, 17 Juli 2019

DI DUGA MENYELEWENGKAN DANA PARTAI 10 PAC PPP LAPORKAN KETUA DPC KE KEJAKSAAN NEGERI TANAH DATAR


Tanah Datar - CR (SUMBAR) 10 PAC PPP Tanah Datar mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Tanah Datar dalam agenda membuat laporan dugaan penyalahgunaan dana partai yang bersumber dari dana APBD setempat untuk perolehan suara dalam pemilu serta iuran anggota Fraksi PPP Tanah Datar sebesar 3,5 juta peranggota setiap bulan dan berlangsung sejak tahun 2016.

Kedatangan 10 PAC ini langsung di sambut oleh Kajari Tanah Datar M. Fatria dan 10 PAC ini juga didampingi oleh simpatisan, yang di berikan kesempatan untuk berdiskusi dengan Kajari di Aula Kantor Kajari Tanah Datar Rabu (11/07).

10 PAC PPP tersebut menyampaikan dugaan 3 orang pengurus DPC PPP Tanah Datar yaitu Ketua Yapelma Jurin, Sekretaris Muharman, dan Bendrahana Arianto menyalahgunakan dana partai. 
Dengan membuat laporan fiktif

Sementara itu Ketua  PAC PPP Rambatan Adesra Datuak Sinaro Nan Gadang dalam wawancara nya kepada awak media mengatakan "pengurus PAC PPP sudah lama  mencurigai penyalahgunaan dana partai, pasalnya setiap ditanya pertanggung jawaban bantuan dari partai pengurus selalu memberi alasan dana partai kosong bahkan menurut Ketua Yalpelma Jurin PPP mempunyai hutang yang cukup besar di Mesjid Salimpaung. 

Lebih lanjut Datuak Sinaro Nan Gadang mengatakan psngurus PAC menginginkan pengurus DPC PPP transparansi dalam pengunaan dana bantuan partai itu, tetapi Ketua Yalpelma selalu menghindari  bahkan dalam rapat-rapat di DPC selalu ditinggal setelah memberikan kata sambutan pembukaan.

Saat pengurus PAC mempertanyaan  pengunaan dana bantuan partai Ketua Yalpelma selalu menanggap dengan emosi bahkan mengatakan masalah  keuangan partai merupakan urusan Ketua dan Bendahara. 

Untuk menelusuri pengunaan partai DPC PPP pengurus PAC melakukan penelusuran ke Kesbangpol Tanah Datar, berdasarkan data dari Kesbangpol terindikasi laporan keuangan pengunaan dana partai fiktif. 

Dalam laporan pertanggungjawaban bantuan keuangan PPP tahun anggaran 2019  terlihat kegiatan yang tidak pernah dilakukan tetapi ada dalam laporan dengan jenis kegiatan Dialog interaktif yang di gelar pada 14 Kecamatan dan anggaran tersebut di gunakan untuk makan siang dan transportasi peserta. 


10 PAC Tanah Datar sebelumnya sudah membuat mosi tidak percaya yang dikirimkan langsung ke DPW PPP Sumatera Barat,  dalam surat tertanggal 15 Juni 2019, telah diuraikan perbagai persoalan yang terjadi di DPC PPP Tanah Datar,  tetapi sangat di sayangkan DPW tidak menanggapi mosi tidak percaya itu. 

Sementara itu di lokasi yang sama Kajari Tanah Datar M. Fatria menjelaskan "kami sudah menerima laporan dugaan penyelewengan dana ini, namun laporan ini baru sebatas dugaan dan kami sesuai prosedur akan mendalami laporan ini terlebih dahulu, dan karna masih tahap awal kami dari kejaksaan belum bisa untuk memberikan statman banyak, nanti setelah ada perkembangan akan kami jelaskan lagi" ungkap beliau

10 PAC yang melaporkan dan mengirimkan mosi tidak percaya kepada Kejaksaan Negeri Tanah Datar,  yaitu meliputi Kecamatan Batipuh, Pariangan,  rambatan,  lima kaum,  sungayang,  salimpaung, Tanjung baru,  Tanjung emas,  lintau buo utara dan padang gantiang
 (T/FE)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman