MINTA DI NIKAHI RESMI SUAMI SIRI TEGA HILANGKAN NYAWA ISTRI. - Cahaya Realita

Breaking

Jumat, 01 Maret 2019

MINTA DI NIKAHI RESMI SUAMI SIRI TEGA HILANGKAN NYAWA ISTRI.



Tanah-datar (SUMBAR) CR. Sampaikan keinginan untuk meresmikan pernikahaan nya dengan suami siri wanita 40tahun Tewas di tikam pisau, korban yang di ketahui bernama Suryawati merupakan warga Sumpu dalam, Jorong Balai Labuah Bawah, Nagari Lim Kaum, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Jum'at (01/03)

Kejadian ini berawal dari keinginan Korban untuk di nikahi secara resmi oleh suami nya Muhamad Jaini 40 tahun warga Jorong. Balai Labuah Ateh Limo Kaum, menggingat selama ini korban dan suami nya hanya menikah siri, dengan catatan apabila suami siri korban ini menolak, maka korban akan meninggalkan suami nya tersebut.

Merasa tidak terima akan di tinggalkan istri siri nya Jaini panggilan pelaku mengancam  akan membakar dan membunuh suryawati jika sampai meninggalkan nya.

Rupa nya ancaman ini tidak main-main, Kamis (28/02) pada pukul 23.15 pelaku membakar dinding rumah korban yang terbuat dari kayu, dan masuk ke dalam rumah lalu menarik paksa korban keluar, serta langsung menikam korban yang sudah terjatuh dengan sebilah pisau tepat di perutnya.

AKBP Bayuaji Yudha Prajas kepada Media menjelaskan "kejadian ini di lihat langsung oleh 2 orang saksi yang kebetulan mereka tinggal bertetangga, ada nya 2 saksi tersebut bernama

Bayu Dwinata, 27 th, jawa, Jor Balai Labuah Bawah Nag Lima Kaum Kec Lima Kaum dan Da Hen, 42 tahun, minang, Wiraswasta, Jor Balai Labuah Bawah Nag Lima Kaum Kec Lima Kaum" terang nya

"Saksi atas nama da hen melihat ada nya nyala api di dinding rumah korban dan melihat pelaku dan korban sudah tergeletak berlumur darah, sementara itu saksi juga melihat pelaku mengiris tangan sebelah kiri" sambung Bayuaji.

Melihat kejadian itu saksi da hen dan bayu segera memanggil warga lain untuk menolong korban yang sudah tergeletak, panik melihat warga yang ramai berdatangan, pelaku melarikan diri ke belakang rumah korban. Sementara itu warga segera membawa korban ke RSUD Hanafiah Batusangkar. Dan setelah mendapatkan penanganan, pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia.

pihak Kepolisian dan warga setempat, yang melakukan pencarian atas pelaku yang melarikan diri menemukan pelaku di tengah sawah Sumpu dengan jarak 200 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan telah pingsan memegang pisau dan tangan sebelah kiri terlapor mengalami luka sayat, pelaku di bawa oleh pihak Kepolisian langsung ke RSUD Hanafiah Batusangkar, untuk mendapatkan perawatan. Agar nanti kasus dapat di proses lebih lanjut.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman