Tahun Baru Hijriah Jadikan sebagai momentum muhasabah diri - Cahaya Realita

Breaking

Senin, 10 September 2018

Tahun Baru Hijriah Jadikan sebagai momentum muhasabah diri

CAHAYAREALITA.comTahun Baru Hijriah sebagai momentum muhasabah diri, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Prof. Duski Samad mengimbau umat untuk menjadikan Tahun Baru Hijriah sebagai momentum muhasabah diri. Sebab, menurut Duski, perilaku manusia masa sekarang, sudah sampai pada periode ke tiga, yakni kembali ke masa Jahiliah.

"Jadikan Tahun Baru Islam ini sebagai momentum muhasabah bagi umat Islam. Yang dilakukan adalah mengembalikan eksistensi diri ke jalan yang benar," ungkap Duski Samad.

Hal itu terjadi akibat manusia yang tidak mampu memilah kebaikan dalam era modernisasi. "Awalnya jahiliah, kemudian sudah cerdas, Islamiyah dan modern. Kini kembali lagi berperilaku jahiliyah. Jahiliyah modern namanya," kata Duski.

Dia menyebut, hal yang perlu dilakukan adalah upaya pendidikan yang berjenjang. Yakni dari tingkat keluarga, lembaga pendidikan dan negara. "Ketika pemimpin merepresentasikan keserakahan, maka masyarakat akan lebih serakah lagi. Makanya pemimpin yang harus memberikan contoh yang baik," ungkapnya.

Selanjutnya, disampaikan Duski, langkah muhasabah lainnya yakni bagaimana masyarakat melihat dan berfikir, bahwa aturan kehidupan yang memberikan aturan Islam yang baik. "Kini kan semua jadi terbalik. Kalau pemimpin, yang pimpin dan berikan yang terbaik untuk yang dipimpin," ujarnya.

Terkait masuknya tahun politik, sama saja dengan tahun-tahun biasa. Untuk itu, yang perlu diperhatikan masyarakat adalah menentukan pilihan dengan hati nurani.

"Tentukan dengan hati. Siapa yang dipilih itu benar-benar menjadikan politik sebagai pencari kekuasaan untuk kemaslahatan dan kebaikan. Kalau tidak akan terjadi bencana," tutupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman