Bakti Universitas tamansiswa Padang 2018 Bersama Indra Alek Lukman - Cahaya Realita

Breaking

Senin, 24 September 2018

Bakti Universitas tamansiswa Padang 2018 Bersama Indra Alek Lukman


CAHAYAREALITA.com - Indra Alex lukman Dalam rangka Bakti mahasiswa baru Universitas tamansiswa padang 2018 memberikan kuliah umum dengan tema (   ) Padang 23/09.

dalam kesempatan tersebut Indra Alex lukman anggota DPDRI yang juga ketua partai PDI Perjuangan Wilayah Padang ini menyampaikan bahwa ada empat dalam kita berbangsa dan bernegara, yang peratama ialah Pancasila yang menjadi sumber bagaimana kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pancasila oleh Bungkarno digali dari Indonesia dan dari sabang sampai merauke dengan memahami keriafan - kerifan lokal yang breda diratusan suku-suku yang ada diindonesia yang kemudian melahirkan sila-sila yang ada pada Pnacasila, Limasila dalam Pancasila menjadi satu dan jika diextrak akan manjadi tiga, pertama Berdaulat didbidang politik, Mandidir dibidang ekonoi dan berkepribadian dibidang kebudayaan, dan merujuk menjadi satu yang hakikinya adalah gotong royong yang menjadi sifat dasar bangsa Indonesia.

"Gotong Royong, kebersamaan, kekeluargaan itu adalah sifat dasar Bangsa Indonesia, itulah kemudian membuat Negara kesatuan republik indonesia yang terdiri dari beratus-ratus suku dan berbeda-beda tapi menjadi satu kesatuan  " Jela Alex.

"yang menyatukan kesamaan kita bangsa Indonesia dahulunya bahwa kita bangsa Indonesia sama-sama dijajah oleh belanda"

"kemuadian yang menyatukan kita setelah sekian ratus tahun, sementara kita tahu bahwa negara yang kuat seperti Unisofiet saja pecah, ketika eropa mencoba bersatu dalam bentuk unieropa, inggris keluar dalam istilah  britisexit, Tapi Indonesia tetap bersatu, itulah kelebihan dari pada Republik ini, dan jangan kemudian persatuan ini kita ganggu apalagi kita hancurkan hanya karena kepentingan sesaat, terutama untuk kepentingan Politik"

Pada dasarnya Politik itu mulia, kerena kemudian karena prilaku politisi yang kemudian membbuat kata-kata poliitik itu menjadi kotor, Pada dasarnya politik itu mulya, karena perannya dalam memikirkan kepentingan msarakat atau orang  banyak.

Undang- undang Dasar telah diamandemen sebanyak 4 kali dari tahun 1999 sampai 2004, dan ada satu yang tidak bisa diubah yaitu dalam pembukaan UUD 1945 kerena Pancasila berada didalamnya.

Oleh karena amandeman tersebut, maka berubahlah tata kelola pemerintahan indonesia termasuk sisitem pemilihan, seperti pemilu, dahulunya sebelum diamandeman, sistim tata kelola pemerintahan indonesia berdasarkan musawarah mufakat. 

Lalu peran mahasiwa dalam hal ini adalah bagaimana mahasiswa memberikan pendidian politik, mentranfer pemahamanya tentang politik, kepada masarakat luas sehingga kemudian dalam pemilihan suara terbanyak ini menjatuhkan kepada pilihan yang tepat.

Hal ini tentu menjadi tantangan, karena dalam pimilihan suara terbanyak membuat minim lahirnya politisi, kerena semua diadu dengan sistim suara terbanyak.

" Saya adalah ketua salahsatu partai di sumatera barat yang salah satu tugas saya adalah memilih siapa-siapa saja  yang bertanggung jawab untuk menyusun daftar caleg yang akan mengikuti Pemilu, tentunya saya tau mana kader partai yang berkompetan untuk menduduki kursi-kursi di DPR dan dapat melaksanakan tugas nya sebagai wakil rakyat dengan baik, hanya saja orang tersebut tidak terpilih, karena tren pilitik yang ada dimasarakat yang memilih berdasarkan apa yang dilihat, bukan berdasarkan rekam jejak yang dimiliki, Misalnya dalam memilih, masarakat lebih memilih dengan caleg yang berparas cantik atau ganteng serta banyak uang, sehingga yang sebenarnya berkompeten karena memiliki tampang sebut saja jelak dan tidak ber uang ahirnya tidak memiliki kesempatan, dan itulah yang sebenarnya terjadi, Karena pola pemikiran yang sederhana tanpa mau melihat kualitas caleg tersebut seperti apa" Curhat Indra.

Bhineka Tunggal Ikha, dengan segala peradapanya kita adalah satu Indonesia, yang menyakan kita adalah indoesia, kemudian tidak boleh sejengkal tanah di Indonesia ini terlepas dari Indonesia, " Cukup sudah pengalam masalalu ketika timur-timur terlepas dari Indonesia, dan kita bertekat itu adalah tanah terakir yang keluar dari Indonesia, dan itulah hakekat negara kesatuan republik Indonesia" Tegas Indra.

"Satu hal yang harus kita pahami bahwa karna pada dasarnya Bumi Pertiwi ini kaya raya dan bukan hanya sekedar Dongeng, Buktinya ratusan Tahun kekeyaan indonesia dikeruk oleh penjajah, bahkan setelah merdeka pun kekayaan indonesia banyak dikeruk oleh para koruptor sekian lama toh masih tetap kaya dan itu hal yang patut kita harus sukuri dan hal yang kkemudian menjadi tanggung jawab bersama untuk bisa memanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan negara dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia " ungkap Indra.

"Masa depan republik ini ada ditagan pada generasi muda, maka proses kuliah ini manfaatkan semaksimal mungkin untuk memahami dan mengatahui bakat dan kompetensi ada dimana, galilah semua itu dari banyak interaksi dengan dosen, teman, dunia luar, dan manfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin" tutup Indra lukman mengakiri kuliah umum dalam rangka bakti unitas padang 2018 dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan memberikan kesempatan kepada Mahasiswa baru Untuk bertanya.(Pras)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman