Wagub Sumbar Minta Aparat penegak Hukum Menerapkan Hukuman Maksimal Perhadap Pelaku Pemerkosaan Bule Asal Denmark - Cahaya Realita

Breaking

Sabtu, 28 April 2018

Wagub Sumbar Minta Aparat penegak Hukum Menerapkan Hukuman Maksimal Perhadap Pelaku Pemerkosaan Bule Asal Denmark

CAHAYAREALITA.com (SUMBAR) - Ditengah Gencarnya pemerintah Sumatera Barat Meningkatkan Kinjungan dan mempromosikan Pariwisata Ke ajang nasional dan internasional, Tirjadi tindakan Bejat warga kepulaun mentawai yang mencoreng dunia pariwisata Sumatera Barat yang tengah diupayakan untuk bangkit dan maju dengan tindakan pemerkosaan yang dilakukan seorang warga lokal terhadap wisatawan di Mentawai.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyatakan sikap mengutuk tindak pidana pemerkosaan terhadap seorang turis asal Denmark di Mentawai. Nasrul meminta pelaku pemerkosaan diganjar hukuman berat.

Pernyataan itu disampaikan Nasrul Abit saat membuka musyawarah daerah (Musda) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumatera Baratdi Kyiriad Bumiminang Hotel, Padang, , Sabtu (28/4/2018).

“Di hadapan kawan-kawan Jurnalis yang hadir saat ini, saya menyatakan, mengutuk tindakan pemerkosaan yang dilakukan seorang warga lokal terhadap wisatawan di Mentawai,” tegasnya.

Nasrul menegaskan, tindakan pemerkosaan terhadap wisatawan itu bukan sekedar tindak pidana biasa. Apalagi wisatawan berasal dari luar negeri. Tindakan pelaku berdampak luas terhadap perkembangan pariwisata Sumatera Barat.

“Tindakan pelaku ini mencoreng dunia pariwisata Sumatera Barat yang tengah diupayakan untuk bangkit dan maju,” lanjutnya.

Dia meminta aparat penegak hukum menerapkan hukuman maksimal terhadap pelaku. Kepada pengelola objek wisata terutama di Mentawai diminta untuk meningkatkan pengamanan terhadap wisatawan selama menjadi tamu di area masing-masing.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang wisatawan asal Denmark, SL (24) diduga mengalami tindakan pemerkosaan oleh PS (24) warga Desa Taileleu Kecamatan Siberut Barat Daya, Selasa (24/4) lalu. Korban saat itu tengah berjalan sendirian di tepi pantai. 

Pelaku yang diketahui sebagai seorang pemilik salah satu surf camp itu menyergap korban dan melancarkan aksinya. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku mencoba membujuk korban namun korban tidak terima sehingga melaporkannya kepada pengelola penginapan. Kasus itu lalu dilanjutkan ke Polsek Muara Siberut. (Pras)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman