Wafat Saat Salat Maghrib di Masjidil Haram Staf Menko Puan - Cahaya Realita

Breaking

Rabu, 25 April 2018

Wafat Saat Salat Maghrib di Masjidil Haram Staf Menko Puan

CAHAYAREALITA.com - Defti Reskiwati Ande, 45 tahun, ikut dalam rombongan Menko PMK Puan Maharani yang sedang berada di Arab Saudi bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek dalam rapat kerja persiapan haji 2018. Almarhumah yang dikenal sebagai Ella, saat melaksanakan salat maghrib di Masjidil Haram. Salah satu anggota rombongan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) wafat di Masjidil Haram, Arab Saudi, saat melaksanakan shalat Maghrib, Senin (23/4). 

"Ibu Menko Puan, di ruang keberangkatan Bandara King Abdulaziz Jeddah menuju Kairo, dengan perasaan sedih bercerita bahwa sejak di Raudlah, Masjid Nabawi Madinah, almarhumah sempat beberapa kali pamit akan tinggal di Mekkah karena sudah kerasan. Ternyata, kata-kata tersebut adalah pamitan dia kepada rombongan untuk pulang ke Penciptanya, Allah SWT," kata Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel kepada CNNIndonesia.com, Rabu (25/4).

Ella dimakamkan di komplek pemakaman Ma'la Makkah al-Mukarramah setelah shalat subuh 24 April 2018 yang sebelumnya dishalatkan terlebih dulu di Masjidil Haram.

Makam tersebut bersejarah karena selain dekat dengan Masjidil Haram juga terdapat makam istri Rasulullah SAW, Khadijah binti Khuwailid. Terdapat pula makam pejuang Islam, Asma binti Abu Bakar.

Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel di pemakaman Ma'la bersama keluarga almarhumah.
Berdasarkan keterangan dari RS Ajyad Mekkah, almarhumah Ella terkena serangan jantung ketika rekaat ketiga shalat Maghrib dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun jiwanya tidak tertolong. 

Jenazah sempat disemayamkan di RS Ajyad depan Masjidil Haram. Menag Lukman Hakim Saifudin, Menko PMK Puan Maharani, Menkes Niela Moeloek dan anggota rombongan tiga kementerian yang sedang melaksanakan kunjungan kerja persiapan Ibadah Haji 2018 ikut mendoakan almarhumah.

Proses pengurusan jenazah terbilang sangat kilat karena keluarga di Indonesia langsung memberikan persetujuan pemakaman di Mekkah. Pihak Kantor Gubernur Mekkah juga memberikan izin untuk dimakamkan di komplek pemakaman yang sangat historis di Mekkah tersebut.

Pemakaman staf Menko PMK Puan Maharani tersebut juga dihadiri kerabat dekat almarhumah Dubes RI Agus Maftuh, serta ulama berpengaruh pengasuh pesantren as-Shaulatiyyah, Mekkah yakni Dr. Fahmi. Pesantren tersebut juga merupakan almamater KH. Hasyim Asy'ari pendiri NU dan KH Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyyah. 

Sumber Berita CNNIndonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Halaman