Satu Jam Bersama Imam Hendrawan dalam Kuliah Umum "PENTINGNYA ASURANSI DALAM KEHIDUPAN" Hima Aktuaria Program Studi Aktuaria Unitas Padang - Cahaya Realita

Breaking

Jumat, 27 April 2018

Satu Jam Bersama Imam Hendrawan dalam Kuliah Umum "PENTINGNYA ASURANSI DALAM KEHIDUPAN" Hima Aktuaria Program Studi Aktuaria Unitas Padang

CAHAYAREALITA.com – “Salam Dan Bahagia” Program Studi Aktuaria Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang yang mengadakan kuliah umum dengan tema ”Pentingnya Asuransi dalam Kehidupan”. dengan Narasumber IMAM HENDRAWAN,S.Sos,MM,Cgi (KepalaCabang PT. Jasaraharja  Putera Padang). Unitas Padang Jalan Tamansiswa No 9 Padang Sumatera Barat, Jum’at 27/04/18.

Mengingat peluang kerja lulusan aktuaria juga ada di perusahaan industry asuransi, maka dari itu Program Studi Aktuaria Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang. Menurut Ketua Prodi Aktuaria Yulia Rahmawati. Z, S. Pd, M. Pd, Menuturkan melalui pesan Watsapp, Kuliahum umum ini bertujuan untuk meningkatkan literasimahasiswa tentang pemahaman seputar dunia asuransi, mulai dari dasar-dasar asuransi, jenis-jenis asuransi, peranan danpentingnya asuransi serta perkembangan industry asuransi di Indonesia, hingga prospek pekerjaan di dunia asuransi.

Selanjutnya Narasumber, Imam Hendrawan, Mengawali Pemaparan materi kuliah umum dengan mengajak peserta untuk antusias dalam mengikuti jalanya kuliah umum tersebut, Jelas Imam, antusias adalah Hal positif yang dapat menular, Contohnya dalam kelompok 7 orang, terdapat 5 orang yang antusias, maka ketuju orang dalam kelompok tersebut akan tersugesti antusias juga, dengan demikian dapat memahami dan mengikuti dengan baik jalanya kuliah umum tersebut. Karena diahir sesen akan ada dorprice yang akan diberikan kepada para peserta.

Sebelum lebih lanjut memaparkan materi, Imam Hendrawan menekankan kepada peserta yang didominasi mahasiswa Prodi Aktuaria, bahwa kuliah jurusan ini sangat berpotensi dan mempunyai peluang yang sangat baik kedepanya, hal ini diperkuat dengan adanya penetapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang mengatur dan mengawasi lembaga-lembaga keuangan dan perbangkan sudah mengeluarkan peraturan bahwa setiap Perusahaan Asuransi harus menggunakan tenaga Aktuaria.

Sementara Di Indonesia terdapat kurang lebih 400 Perusahaan Asuransi, sementara tenaga aktuaria yang ada hanya sekitar 700, (Tujuh ratusan), Sedangkan satu perusahaan asuransi tidak hanya butuh satu tenaga aktuaria, jika satu perusahaan memiliki Tiga Puluh (30) cabang, maka dibutuhkan tenaga Aktuaris yang sangat banyak kedepanya. 

“jadi Bagi Adek-adek mahasiswa Aktuaria Unitas Padang begitu lulus kontak saya, artinya bukan menjamin adek-adek untuk kerja di perusahaan asuransi, tapi dengan bekal relasi saya, dan saya akan mereferensikan adek-adek ke relasi saya” kata Imam Hendrawan, S.Sos yang juga menjadi Kepala Cabang PT. Jasaraharja  Putera Padang.

Lebih lanjut Imam Hendrawan menerangkan bahwa Aktuaria adalah ilmu tentang pengelolaan risiko keuangan di masa yang akan datang. Ilmu aktuaria merupakan kombinasi antara ilmu tentang peluang, matematika, statistika, keuangan, dan pemrograman komputer. Di luar negeri profesi aktuaris termasuk kelompok profesi elit dengan gaji sangat besar. Di indonesia pun pun demikian.

Masuk sesi Materi, IMAM HENDRAWAN menjelaskan bagaimana “Pentingnya Asuransi dalam Kehidupan”  dalam kehidupan kita yang tak lepas dari yang namanya resiko, Dari mualai bangun tidur sampai menjalankan kegiatan penuh dengan resiko, dengan demikian bagai mana kita menafsirkan bahwa hidup ini penuh dengan resiko.

Risiko secara definisi “UNCERTAINTY OF LOSS” ket Idak pastian akan kehilangan, Sambel memecah suasana Imam Mencontohkan “ Menembak Pacar Saja ada resikonya, ditolak ! ” yang membuat pecah gelak tawa para pesrta Kuliah Umum tersbut. 

“Tetapi dengan segala resiko ini hari demi hari kita telah berhasil menghadapi dan melewati  hidup ini dengan segala resikonya, dengan ini ternyata resiko itu harus bisa diminit dan dikelola dengan baik supaya kita berhasil menanganinya dengan baik” Kata Imam.

“lalu bagaimana mengelola dan meminit segala resiko dengan baik ?” Menurut nya risiko ada yang bisa diasuransikan yaitu UNINSURABLE RISK, dan ada risiko yang tidak bisa diasuransikan INSURABLE RISK.

“Contoh risiko yang bisa diasuransikan misalkan Naik motor jatuh dan terluka itu bisa diasuransikan, sedangkan Risiko Nembak Pacar dan ditolak itu tidak dapat diasuransikan” Terang Imam yang lagi-lagi mengundang gelak tawa dan tepuk tangan dari peserta.
Lebih lanjut Imam menjelaskan Sarat-sarat risiko yang bisa diasuransikan, pertama adalah 

  1. “FORTUITOUS”, istilahnya risiko yang kejadianya tiba-tiba, seperti banjir, gempa, kecelakan, dan lain-lain yang bersifat tiba-tiba atau risiko yang datang tidak direncakan. 
  2. “FINANCIAL VALUE” harus punya nilai yang bisa diukur dengan nilai uang. 
  3. “HOMOGENEOUS EXPOSURE” yang akan diasuransikan itu terdapat dalam jumlah banyak.
  4. “PURE RISK” resiko-resiko murni, resiko yang terjadi bisa untung juga bisa rugi.
  5. PARTICULAR RISK” tidak boleh mengambil keutungan terjadinya risiko.
  6. “INSURABLE INTEREST” harus punya hubungan kepemilikan dengan kaitan hukum dengan pengasuransi.
  7. “NOT AGAINT PUBLIC POLICY” Sesuatu yang diasuransikan tidak boleh melaan hukum.

“Mungkin menurut kita asuransi ribet ya dengan segala aturan main yang diterapkan, Akan tetapi ini tidak akan ribet sepanjang kita benar dan tidak melanggar hukum”. Terang imam.

Imam juga menjelaskan bahwasanya terdapat dua macam asuransi, Pertama adalah asuransi Syariah dan asuran Konvensional, lalu bagimana dengan hal yang mengatakan bahwa asuransi itu haram, asuransi itu, judi dan asuransi itutidak boleh secara agama, hal tersebut sudah dimentahkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), Justru Asuransi adalah mekanisme gotong royong yang telah diterapkan dari muali Zaman Nabi dahulu, Contoh ada sebuah riwayat ketika nabi dan sahabatnya akan pergi berperang, maka nabi menghimbau untuk mengumpulkan uang untuk orang-orang yang akan ditinggalkan. Dan ketika terjadi salah satu sahabat nabi yang meninggal maka uang tersebut yang dikumpulkan dan diberikan kepada ahliwarisnya, itulah sebenarnya mekanisme yang dilakukan oleh perusahaan asuransi.

Di ahir sesi Imam mengajak tanya jawab kepada peserta dengan tanya jawab tentang materi yang diterangkan dan memberikan dorprice kepada 6 orang peserta.

Ahir acara Imam memberikan saran kepada peserta untuk memilih asuransi yang benar-benar falid Contohnya Asuransi Jasaraharja  Putera yang telah terbukti dan badan usaha milik Negara (BUMN) Yang disambut dengan tepuk tangan seisi ruangan yang hadir dalam kuliah umum tersebut. (Pras). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman