Peringkat enam Sumbar masuk kategori bintang satu - Cahaya Realita

Breaking

Rabu, 25 April 2018

Peringkat enam Sumbar masuk kategori bintang satu

CAHAYAREALITA.com (SUMBAR) - Gubernur Irwan Prayitno usai menghadiri penyerahan Anugerah Tanda Kehormatan Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha dan Penyematan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha oleh Presiden Republik Indonesia yang diwakili oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla dalam rangka hari Otonomi Daerah ke 22 di Aula Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Rabu (25/4).

Pemerintah Provinsi Sumbar menempati posisi ke enam, pada penilaian Peringkat dan Status Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah daerah dari 33 provinsi di Indonesia. Peringkat enam naik dari posisi sebelumnya 14.

Lompatan quantum yang diperoleh tersebut tidak lepas dari, kinerja Pemprov Sumbar secara keseluruhan. Mulai dari pelaksanan anggaran, akuntabilitas dan efektif penggunaan anggaran.

“Alhamdulilah, peringkat kita terus meningkat. Out put dari penilaian ini adalah pelayanan pemerintah daerah yang telah dilakukan untuk masyarakat,” sebut Gubernur Irwan Prayitno usai menghadiri penyerahan Anugerah Tanda Kehormatan Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha dan Penyematan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha oleh Presiden Republik Indonesia yang diwakili oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla dalam rangka hari Otonomi Daerah ke 22 di Aula Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Rabu (25/4).

Dikatakannya, posisi enam dari 33 provinsi, masuk kategori bintang satu didengan skor, 3.0781. Anugerah tersebut diberikan setiap tahun oleh Presiden kepada Provinsi ataupun Kabupaten dan Kota yang dianggap telah berkinerja sangat baik dalam menjalankan pemerintahan yang berlandaskan prinsip-prinsip otonomi daerah.

Ada lebih 800 Indikator Kinerja Kunci (IKK) terhadap Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) dimaksud. Yang melakukan penilaian dan evaluasi bukanlah Kemendagri, tetapi dari institusi lain yang independent.

Irwan berharap, mudah-mudahan tahun depan Provinsi Sumbar bisa lebih baik lagi. “Dengan berpedoman kepada hasil evaluasi yang kita lakukan terus menerus,” pungkasnya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap pelaksanaan otonomi daerah semakin baik dari hari ke hari. Meskipun mendapat penghargaan, ia meminta agar evaluasi terus dilakukan agar prestasinya tidak menurun.

“Kita mesti adakan evaluasi-evaluasi agar keberhasilan tetap berjalan,” jelasnya.

Tanda kehormatan Parasamya Purnakarya Nugraha (kinerja tertinggi) diberikan terhadap dua daerah, yaitu Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Kudus.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Halaman