Paska kejadian Pemerkosaan Kepada Wisatawan Pengelola Harus memprioritaskan keamanan wisatawan - Cahaya Realita

Breaking

Minggu, 29 April 2018

Paska kejadian Pemerkosaan Kepada Wisatawan Pengelola Harus memprioritaskan keamanan wisatawan

CAHAYAREALITA.com (SUMBAR) - Terkait Pemerkosaan Seorang wisatawan asal denmark yang terjadi beberapa lalu di kepulaun mentawai, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit meminta kepada pengelola resor yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk memprioritaskan keamanan kepada wisatawan yang datang dan berkunjung "Pengelola resor harus memberikan kenyamanan dan keamanan kepada wisatawan yang datang sehingga tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan," katanya di Padang, Sabtu.

Ia menyampaikan hal tersebut menanggapi dugaan kasus pemerkosaan terhadap seorang wisatawan perempuan asal Denmark di Pulau Nyang-Nyang Kepulauan Mentawai.

Ke depan, lanjutnya hal ini harus menjadi pelajaran bagi pengelola resor agar memberikan keamanan kepada pelanggan yang mengunakan jasanya selama di daerah itu.

"Kejadian ini mencoreng nama baik daerah Mentawai dan Sumatera Barat, dan untuk seterusnya ini menjadi pelajaran untuk meningkatkan kenyamanan," ujarnya.

Citra negatif tentu akan melekat dengan adanya tindakan bejat ini, lanjutnya oleh sebab itu ia meminta pihak berwenang mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

"Saya berharap tindakan seperti ini tidak terulang lagi di daerah mana pun di Sumatera Barat," katanya.

Apalagi, sebutnya saat ini pariwisata Sumatera Barat dinilai baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Februari 2018 kunjungan wisatawan mancanegara mengalami peningkatan 37,37 persen dibandingkan Januari 2018.

Sehingga kejadian memalukan tersebut bisa berpengaruh langsung pada jumlah kunjungan, karena itu ia minta pihak terkait menyikapinya dengan serius.

Sebelumnya, seorang turis berkewarganegaraan Denmark diduga diperkosa di semak-semak oleh seorang pemuda di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Diketahui, turis berinisial S (24 tahun) itu diduga diperkosa saat menuju "surfcamp" di Pulau Nyang-Nyang, Kecamatan Siberut Barat, usai berselancar, Selasa (24/4) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kini pelaku yang merupakan seorang petani kopra di Mentawai telah diamankan di Polsek Muara Siberut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Halaman