Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Barang Pokok di Pasar Masih Stabil - Cahaya Realita

Breaking

Kamis, 12 April 2018

Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Barang Pokok di Pasar Masih Stabil

SUMBAR CR - Menjelang Bulan Puasa, seperti biasanya harga-harga kebutuhan pokok akan naik dikarenakan kebutuhan yang meningkat, hal tersebut yang membuat Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno ketika meninjau harga barang kebutuhan di Pasar Raya Padang menjelang bulan puasa Ramadhan yang masih setabil. Begitu pula pasokan barang masih relatif lancar sehingga optimis kestabilan harga bisa bertahan hingga bulan puasa. Rabu (11/4/2018).

"Terpantau harga barang kebutuhan pokok masih stabil di Pasar Raya Padang. Hal ini diharapkan bertahan sampai bulan puasa dan hari raya nanti," Ungkap Irwan Prayitno Gubernur sumbar  yang mendampingi kunjungan kerja Staff Ahli Bidang Hubungan Internasional Kementrian Perdagangan Dody Edwar dalam rangka memantau perkembangan harga dan pengaruh pasokan barang kebutuhan pokok di seluruh daerah. 

Pada kesempatan ini Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Padang, Alwis dan Kepala Divre Bulog juga turut mendampingi.

Gubernur dan rombongan mengunjungi beberapa pedagang di Blok IV. Diantaranya pedagang beras, pedagang cabai dan sayur mayur serta pedagang daging di lantai I dan lantai II.

Umumnya harga tidak mengalami peningkatan dalam sebulan terakhir. Pedagang juga memprediksi tidak akan ada perubahan berarti sampai bulan puasa. 

Harga daging berkisar Rp. 110.000/kg, telor (Rp 1.100/butir), beras kualitas super (Rp 18.000/kg).

Pjs. Walikota Alwis menyebut, kelancaran pasokan barang kebutuhan mempengaruhi harga. Pasalnya, barang kebutuhan di Pasar Raya Padang dipasok dari daerah-daerah lain. 

"Pasokan barang kebutuhan berpengaruh terhadap harga yang nantinya juga mempengaruhi tingkat inflasi," ujarnya.

Untuk itu, Pemko Padang berkepentingan menjaga kelancaran pasokan barang kebutuhan guna menjaga kestabilan harga. Misalnya, dengan memastikan jalur transportasi tidak terganggu agar distribusi tetap lancar. 

"Selain itu juga berkoordinasi dengan Bulog untuk melakukan operasi pasar bila terjadi kecenderungan kelangkaan barang dan terjadi kenaikan harga," tukas Alwis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman