Inter Milan mematok poin sempurna saat dijamu Atalanta - Cahaya Realita

Breaking

Minggu, 15 April 2018

Inter Milan mematok poin sempurna saat dijamu Atalanta

Cahaya Realita - Inter Milan mematok poin sempurna saat dijamu Atalanta pada giornata 32 Serie A 2017/2018 di Stadio Atleti Azzurri d'Italia, Minggu (15/4/2018) dini hari WIB. Pelatih Inter Luciano Spalletti menegaskan target 4 besar di akhir kompetisi akan tergantung kiprah pemainnya.

Spalletti datang ke Atalanta dengan membawa modal negatif setelah dikalahkan Torino 0-1, Minggu (8/4/2018). Kemenangan di Atalanta akan menjamin kembalinya Inter ke tempat kualifikasi Liga Champions, dengan potensi  Nerazzurri bahkan sampai peringkat ketiga, jika Roma imbang melawan Lazio, Senin (16/4/2018) dini hari WIB.

Saat ini Inter di peringkat 5 dengan 59 poin, di bawah Juventus (81 poin), Napoli (77), Lazio (60), dan AS Roma (60). Sementara Atalanta bertengger di peringkat 9 dengan 48 poin. Menurut Spalletti, cukup bagi Nerazzurri membuang-buang poin demi finis 4 besar.

"Kami harus meraih hasil yang baik (melawan Atalanta) dan memberi kami peluang untuk kembali ke empat besar sebelum derby Roma. Itu tergantung pada kami," kata Spalletti.

Inter tidak diperkuat Marcelo Brozovic yang menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Ini berarti Borja Valero kemungkinan bermain di samping Roberto Gagliardini. Matias Vecino juga mengalami cedera. Sementara di kubu Atalanta, Pelatih Gian Piero Gasperini kehilangan Andrea Petagna yang akumulasi kartu kuning. Josip Ilicic dan Leonardo Spinazzola juga out karena cedera.

“Vecino, Candreva, dan Miranda masih akan dilihat nanti. Gasperini juga tidak bisa memanggil pemain penting seperti Petagna dan Ilicic. Semua orang memiliki masalah saat ini di musim ini," pungkas Spallettti.

“Kami memiliki tiga pertandingan penting yang akan datang dalam waktu lebih dari sepekan, jadi kami harus menghasilkan poin dan menunjukkan kepercayaan diri untuk mencapai target ke Liga Europa,” kata Gasperini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman