DPRD Kota Padang Meminta Dishub dan Kepolisian Untuk Segera Menertibkan Keberadaan Tranportasi Online yang Seperti "Hantu" - Cahaya Realita

Breaking

Jumat, 27 April 2018

DPRD Kota Padang Meminta Dishub dan Kepolisian Untuk Segera Menertibkan Keberadaan Tranportasi Online yang Seperti "Hantu"

CAHAYAREALITA.com, Padang - Permasalahan angkutan online, sudah mulai dirasakan antar angkutan baik sepeda motor maupun mobil, agar tidak terjadi polemik kemudian hari. Pemerintah Kota Padang agar menertibkan angkutan online yang beroperasi di Kota Padang.

"Anggota Komisi III DPRD Kota Padang Muzni Zen, S.H. Berharap agar Pemko melakukan kajian antara Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang, Dishub Sumatera Barat dan Kepolisian Sumbar. Sehingga regulasi angkutan online jelas." Jum'at (27/4).

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang, agar meningkatkan upaya persuasif dan pembinaan. Pembinaan ini dilakukan terhadap badan hukum pengelola angkutan online agar segera mengajukan perizinan angkutan online, ujarnya.

Apalagi keberadaan angkutan online sulit terdeteksi dilapangan karena tidak ada pertanda khusus terhadap kendraan berbasis online.

Saat ini yang bisa dilakukan adalah penekanan terhadap pembinaan badan hukum angkutan online agar segera mengurus perizinan sebagai aturan.

Sehingga angkutan berbasis online bisa beroperasi secara sah atau legal, karena syarat resmi beroperasi telah terpenuhi, diharapkan semua angkutan yang berada di Kota Padang yang berbasis online yang beroperasi harus sudah berizin, tegasnya.

"Penertiban angkutan online, hendaklah dalam waktu dekat dengan melibatkan unsur Dishub dan kepilisian, ungkap anggota Dewan Komisi II DPRD Kota Padang Faisal Nasir.

Dia menegaskan, "Kajian itu berguna agar tidak ada lagi transportasi online itu yang tak punya izin operasinya", tegasnya.

Dalam penertiban angkutan berbasis online, semua pihak agar terlibat mengawasi transportasi yang berbasis online. Agar proses penertiban, agar tetap dilakukan oleh tim gabungan.

Langkah penertiban harus dilakukan segera. Kami akui keberadaan kendraan transportasi berbasis online sulit menindaknya karna keberadaannya selama ini seperti hantu, tidak tampak dan semua dibuat pusing", ujarnya. (adi)
Pewarta : Musliadi
Editor : Prasetyo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman