Danau Singkarak Ampuh Menyulut Stamina Pembalap Indonesia Menjadi Yang Terbaik Di Etape IV - Cahaya Realita

Breaking

Rabu, 22 November 2017

Danau Singkarak Ampuh Menyulut Stamina Pembalap Indonesia Menjadi Yang Terbaik Di Etape IV

Limapuluhkota(SUMBAR),CR- Danau Singkarak ternyata ampuh menyulut stamina pembalap Indonesia untuk menjadi yang terbaik di etape keempat ajang balap sepeda, Tour de Singkarak. Start dari Dermaga Danau Singkarak pada pukul 10.00 WIB Selasa (21/11), pembalap dari tim KFC Cyciling yakni Jamal Hibatulloh berhasil menjadi yang terbaik saat finis di Payakumbuh, Sumatra Barat.

Pembalap asal Sumedang, Jawa Barat tersebut menorehkan catatan waktu 02:34:03, untuk jarak 106,4 km. Kemenangan Jamal di etape keempat tersebut menjadikannya sebagai pembalap Indonesia kedua yang sempat memenangi salah satu etape dalam sejarah Tour de Singkarak. Pada 2011 lalu, Ferinanto dari United Bike juga menjadi juara pada etape pertama Tour de Singkarak. Raihan prestasi Jamal di etape keempat tak lepas dari hasil finisnya di etape pertama pada Sabtu (18/11). 

Pada etape yang melintasi Pantai Padang itu, ia menempati podium urutan ketiga. Hasil tersebut menjadi bahan bakarnya untuk mempertahankan posisi sebagai pembalap Indonesia tercepat dengan red white jersey hingga etape keempat ini.Direktur Balap Tour de Singkarak, Jamaludin Mahmud, menjelaskan posisi kedua pada etape keempat ini direbut pembalap asal Korea Selatan yang memperkuat Gapyeong Cycling Team yakni Jun Eunseong. Sementara posisi ketiga ditempati Yonnatta Alejandro dari Qinghai Tianyoude Cina dengan catatan waktu yang sama.

Drama sempat terjadi ketika Jamal adu sprint dengan pembalap lain dalam rombongan besar. Namun, sorakan penonton berhasil memacu Jamal untuk mengunci posisi pertama etape keempat Tour de Singkarak. Kemenangan Jamal langsung disambut dengan tepuk tangan meriah dari penonton mengingat kemenangan terakhir bagi pembalap Indonesia yakni 2011. Jamal mengungkapkan, sejak start etape keempat dirinya berupaya mengunci posisi terdepan. Ia berkoordinasi dengan timnya untuk mempertahankan posisi.

"Saat di tanjakan kami berusaha memisahkan diri dengan yang lain. Mulai memimpin sejak 20 km menjelang finis," ujar Jamal, Selasa (21/11).

Hasil yang diraih oleh pembalap dengan nomor start 21 tersebut juga dirasakan oleh manajemen KFC Cycling Team. "Akhirnya pecah telor juga. Ini yang kami tunggu sejak awal. Terus terang kami sangat senang dengan hasil ini," kata manajer tim KFC Cycling Team Indonesia, Parno.Di sisi lain, dinamika kompetisi Tour de Singkarak dan pergantian pemenang setiap etapenya tak mampu mengubah posisi Ghader Mizbani sebagai pemuncak klasemen atau pemegang yellow jersey tetap. Pembalap dari tim Tabriz Shahrdary Iran ini tetap kokoh dengan total catatan waktu hingga etape empat adalah 13:18:30.

Meski dalam kondisi cedera, Ghader mampu finis etape empat diposisi 58 dengan catatan waktu 02:36:34. Bahkan saat naik panggung pembalap dengan nomor start 41 ini enggan menggunakan yellow jersey karena tangannya masih sulit diangkat.

"Fokus saya memang mempertahankan posisi saat ini," kata Ghader dengan singkat. Kemenangan Jamal selain mempertahankan red white jersey juga mendongkrak posisinya sebagai raja sprint (green jersey). Jamal berada diposisi kedua dengan raihan 35 poin. Posisi pertama green jersey tetap dipegang Robert Muller asal Jerman dengan raihan 49 poin.

Hingga etape keempat ini, gelar raja tanjakan Tour de Singkarak masih dipegang Khalil Khorshid dari Tabriz Shahrdary Team Iran dengan raihan 15 poin. Posisi kedua adalah Wilmar Jahir dari Sapura Cycling Team dengan poin yang sama.Setelah menyelesaikan etape keempat di Payakumbuh, pembalap yang berhasil finis bakal melakoni etape kelima yang menantang. Mereka akan mengawali balapan dari Kota Solok dan bakal finis di Solok Selatan, Rabu (22/11) dengan jarak tempuh 153,2 km. (Jn/Rpk*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman