Wahyu:Walikota Mahyeldi ,Lakukan Studi Banding Ke Jakarta Terkait Gojek - Cahaya Realita

Breaking

Minggu, 24 September 2017

Wahyu:Walikota Mahyeldi ,Lakukan Studi Banding Ke Jakarta Terkait Gojek

 Padang (SUMBAR),CR - Negara dijalankan berdasarkan aturan Perundang-undangan, bukan dengan gaya premanisme. Hal ini ungkapkan  salah satu wakil ketua DPRD kota padang Wahyu Iramana Putra terkait  Penutupan kantor Gojek di Kota Padang 

“Negara ini kan berdasarkan aturan Undang-undang,  saya tegaskan,” tidak ada Undang-undang Lalu Lintas yang mengatur angkutan umum roda dua. Tidak ada pula Peraturan Daerah (Perda) yang mengaturnya,” kata Wahyu, Sabtu 23 /9/2017.

Wahyu  juga mempertanyakan dasar hukum penutupan kantor Gojek oleh wali kota Padang Sebab, Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, tidak ada diatur tentang angkutan berbasis online tersebut.

“Apa dasarnya mereka mengambil tindakan. Itu gaya premanisasi yang mereka lakukan. Dan tidak pula aturan dibolehkan dengan perasaan. Kalau di Padang wajib pakai jilbab, ada aturan perdanya. Ini belum ada perda yang mengatur. Harus dicarikan regulasinya,”kata wahyu wakil ketua DPRD Kota padang yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang ini. Lebih lanjut i a mengatakan, “dalam Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang disebut angkutan umum itu hanya kendaraan roda tiga ke atas.”kata Wahyu. Untuk membuat Perda Kota Padang terkait angkutan berbasis online tersebut butuh kajian  yang mendalam.

“Sekarang ada kasus seperti itu, lantas langsung kita bikin perdanya.,” Tidak bisa begitu saja ungkapnya.

Sebagai kota metripolis, angkutan berbasis online sudah menjadi kubutuhan masyarakat, sehingga tidak bisa dihambat atau dihadang,” jelas Wahyu.

“Menjadi metro city, ini tidak bisa dihambat, tidak bisa dihalangi. Bisnis online itu tidak bisa dihalangi. Sekarang sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Yang tidak membutuhkan hanya pesaing saja,” ujarnya.
Wahyu pun menceritakan pengalamannya memakai jasa angkutan berbasis online tersebut. Katanya, saat tengah malam dia membutuhkan makanan, dirinya memesan melalui Gojek, dan diantarkan ke alamat dengan ongkos yang murah.Ia mengatakan, Pansus I DPRD Kota Padang sudah melakukan kunjungan ke Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Di sana, sudah regulasi yang mengaturnya. kata Wahyu,

“Dulu kan sudah saya selesaikan, antara angkot dan bus trans Padang. Kini ada pula Gojek. Di Jakarta sudah ada regulasi yang mereka siapkan. Di sana Gojek itu disatukan dalam bentuk koperasi. Walikota Mahyeldi saya sarankan lakukan studi banding ke Jakarta,” ulasnya (S/Jr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Halaman