Helmi moesim:Padang butuh perda pengendalian bajir - Cahaya Realita

Breaking

Kamis, 01 Juni 2017

Helmi moesim:Padang butuh perda pengendalian bajir

Padang (SUMBAR), CR-- Seringnya Kota Padang dilanda banjir pasca hujan lebat, membuat Anggota DPRD Kota Padang, Helmi Moesim angkat suara. Ia menyatakan, Padang membutuhkan perda pengendalian banjir. Hal ini dinyatakannya usai Padang dilanda banjir dan berakibat hampir lumpuhnya aktifitas warga kota akibat begitu banjir yang terjadi hari Rabu (31/5) ini.

“Sudah saatnya, Padang ada peraturan daerah tentang pengelolaan banjir,” tegasnya. Pada kesempatan itu, Sejumlah Fasum di Padang Rusak Akibat Banjir.


Jembatan penghubung Kelurahan Kampung Jua dan Kampung Baru putus
Banjir yang mengepung Padang, Rabu (31/5) kemarin menyisakan beberapa fasilitas umum yang rusak akibat hantaman banjir dan longsor.

Dari data BPBD Padang dua jembatan di Kampung Baru Nan XX, Lubuk Begalung dan Baringin Lubuk Kilangan putus‎ akibat dihantam banjir. Kantor Lurah Bukit Gado-Gado juga rusak akibat terjangan longsor.
Selain itu, SDN 44 Kuranji juga rusak akibat ditimpa pohon. Beberapa rumah warga juga menjadi korban akibat bencana alam ini.

“Kita belum selesai mendata, yang jelas dua jembatan ini menjadi prioritas kita. Untuk perbaikannya kita telah menyurati BNPB untuk rehab rekonnya,” kata ‎Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang, Nasrul Sugana.

#dirgantaraonline (mond)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman